BREAKING NEWS

10/recent/ticker-posts

Right Button

test banner Selamat Datang Di Website Resmi Media Tri One Yang Di Persembahkan Oleh PT. One News Indonesia Group, Selamat Membaca

Terminal Remu Bertransformasi, Pemkot Sorong Hadirkan Ruang Publik Modern

Kota Sorong, Papua Barat Daya – Pemerintah Kota Sorong terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan ruang publik yang layak, aman, dan ramah bagi masyarakat. Salah satu upaya tersebut ditunjukkan melalui pembangunan Ruang Terbuka Publik (RTP) Terminal Remu yang kini memasuki tahap akhir pengerjaan dan diproyeksikan menjadi salah satu pusat aktivitas warga di jantung kota.

Wali Kota Sorong, Septinus Lobat, bersama Wakil Wali Kota Sorong, H. Ansar Karim, serta jajaran Pemerintah Kota Sorong meninjau langsung progres pembangunan RTP Terminal Remu, Selasa (6/1/2026). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan bahwa pembangunan berjalan sesuai perencanaan dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Sorong menegaskan bahwa pembangunan RTP Terminal Remu bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan bagian dari upaya pemerintah kota dalam meningkatkan kualitas hidup warga. Menurutnya, Kota Sorong membutuhkan lebih banyak ruang terbuka yang dapat menjadi tempat bertemu, berinteraksi, berolahraga, serta menyalurkan berbagai aktivitas positif masyarakat.

“Kota ini berkembang pesat. Masyarakat membutuhkan ruang yang nyaman untuk berkumpul dan beraktivitas. RTP Terminal Remu hadir untuk menjawab kebutuhan itu,” ujar Septinus Lobat.

Berdasarkan laporan konsultan perencana dan pelaksana pekerjaan, tahap awal pembangunan RTP Terminal Remu telah mencapai sekitar 90 persen. Sejumlah fasilitas utama, seperti jogging track, telah terbangun dan saat ini masih dalam tahap perataan serta penyempurnaan. Pemerintah kota menargetkan tahap awal ini dapat diselesaikan pada Januari 2026, sebelum dilanjutkan ke tahap berikutnya pada tahun yang sama.

Pembangunan RTP Terminal Remu didukung dengan anggaran sekitar Rp12 miliar. Pemerintah Kota Sorong menargetkan kawasan ini dapat diresmikan dan mulai dimanfaatkan masyarakat pada pertengahan tahun, sekitar Juni hingga Juli 2026, dengan catatan seluruh proses berjalan tanpa kendala berarti.

RTP Terminal Remu dirancang di atas lahan seluas kurang lebih 4.000 meter persegi dan akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang. Selain jogging track utama, kawasan ini juga akan memiliki terminal transit, taman terbuka, lapangan multifungsi untuk kegiatan olahraga dan sosial, serta area parkir yang mampu menampung sekitar 50 kendaraan roda empat. Keberadaan air mancur juga direncanakan sebagai elemen estetika untuk mempercantik kawasan dan menambah daya tarik ruang publik tersebut.

Wali Kota Sorong menilai bahwa pembangunan RTP Terminal Remu memiliki nilai strategis, tidak hanya sebagai ruang terbuka hijau, tetapi juga sebagai simpul aktivitas masyarakat yang dapat mendorong interaksi sosial dan kebersamaan.

“Kita ingin ruang ini hidup, digunakan masyarakat dari berbagai kalangan. Anak-anak, orang muda, hingga orang tua bisa memanfaatkannya dengan nyaman,” jelasnya.

Menanggapi isu lingkungan, Wali Kota menegaskan bahwa lokasi pembangunan RTP Terminal Remu sejak awal telah diperuntukkan sebagai ruang terbuka publik. Oleh karena itu, pembangunan ini dinilai tidak menimbulkan dampak lingkungan yang merugikan. Sebaliknya, keberadaan RTP justru diharapkan dapat memberikan manfaat ekologis dan sosial bagi kawasan sekitarnya.

Pemerintah Kota Sorong berharap RTP Terminal Remu nantinya tidak hanya menjadi ruang publik biasa, tetapi juga berkembang sebagai salah satu ikon kota yang mencerminkan wajah Sorong sebagai ibu kota provinsi yang modern, inklusif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

“Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk menata kota secara bertahap. Sorong harus menjadi kota yang nyaman ditinggali dan membanggakan bagi semua,” pungkas Wali Kota Sorong, Septinus Lobat.

(TK)

Posting Komentar

0 Komentar